Rabu, Agustus 19, 2009

Menggambar Cinta dengan Senyumku

Aku melangkah dengan langkah indahku untuk ke luar rumahku agar aku dapat menatap langit yang biru...
Dengan membawa Indahnya senyuman yang menggambarkan begitu besar CintaMu...
Senyuman yang dapat bercerita tentang indahnya Mahabbah Rabbku...
Keindahan yang tidak mampu dapat ditorehkan oleh tinta...
Atas Karunia Rabbku, aku mampu mempermanis manisnya senyum Indahku...
Agar dapat membawakan suatu gambar yang lebih Indah kepadamu tentang Keindahannya...
Karena aku tak mampu dapat menggoresnya pada sebuah kertas...
Aku datang dengan membawa segengam senyum di bibirku...
Agar dapat menggambarkan kepadamu tentang Indahnya Karunia itu melalui senyuman Indahku...
Sebagai bingkisan dariku kepadamu, Wahai jiwa-jiwa tenang yang penuh ketentraman...
Sehingga berpijarlah Karunia yang menghiasi dunia dengan Selendang Cahayanya...
Karunia yang hendak memberikan ketentraman bagi jiwa-jiwa yang tenang...

Yaa Rabb, tak ada dariku yang dapat melukiskan MahabbahMu, Kecuali Senyuman Indah ini...
Maka, Izinkanlah Senyuman ini dapat menjadi pena yang dapat melukiskan Indahnya MahabbahMu di Tempat aku berpijak...
Hingga Karunia itu dapat menguatkan pijarnya lagi ketika sempat terlelap dalam padamnya...
Allahuma Amiiin...

Session: Menggambar Indahnya Cinta 

Jumat, Desember 05, 2008

Maafkan Aku, Wahai Yang Dirahmati...

Kepada kalian...

Maafkan aku, jika aku membuat hati kalian tidak terjaga...
Sehingga, sangat menggangu waktu-waktu berharga kalian...

Maafkan aku, jika sikapku dapat mengotori hati kalian...
Sehingga, membuat kalian terbayangi kehampaan...

Maafkan aku, jika karena aku pandangan kalian tidak terpelihara...
Sehingga, dapat menumpulkan ketajaman hati kalian...

Maafkan aku, jika ucapan aku, diri kalian menjadi rentan...
Sehingga, cenderung membuat kalian berharap...

Maafkan aku, jika caraku membuat fikiran kalian terbuai...
Sehingga, menjadikan kalian selalu bertanya-tanya...

Maafkan aku, jika karena aku kalian harus mengorbankan waktu-waktu penting kalian...
Sehingga, kalian menghisasi hari-hari dengan perbuatan sia-sia...

Maafkan aku, jika karena aku air mata kalian terkuras sia-sia...
Sehingga, air itu jarang keluar ketika Shalat Malam...

Untukmu, wahai yang dirahmati...
Maafkanlah, makluk yang lemah ini...

Dari, ...
Aku yang alfa...

Session: Dalam Kebeningan Hatiku

Jumat, Juli 18, 2008

Senyum Indahmu Bagaikan Embun di Pagi Hari...

Senyum indahmu bagaikan embun dipagi hari...
Tak lupa kau sematkan kata CintaNya di hatiku...
Membuatku melihatmu bagaikan bidadari...
Yang seolah telah melintaskan di pembendaharaanku mengenai Jannah
Setelah engkau ucapkan NamaNya
Karena...
Hanya Dia yang mampu membuat kita dapat melukis langit malam ini

Session: Embun Biru

Sedang Mereka Merasa Bersaudara

Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan. (QS Al Hijr:47)

Senandung IndahMu

Manis kurasa jantung ini berdegup kencang ketika tak sanggup lagi menerima CahayaMu
Nafaspun berhela hikmat disetiap gerakan lidah yang bersenandung IndahMu.
Kedipan mata yang ikut merasakan simfoni fitrah itu
Bagaikan makanan lezat bagi orang-orang yang sedang kelaparan.
Bagaikan air dingin bagi para musafir di gurun pasir yang tandus.
Namun, tak merasa kenyang hingga mata inipun terpejam.
Dan tak melihat apa-apa selain Dia...
Apakah ada yang lebih nikmat dari ini?
Cukuplah Dia yang engkau harapkan menjadi ketenteraman bagimu
Karena hanya Dia Yang Mampu Menenteramkanmu
Dialah kekasihku, Kekasihmu, Kekasih kita...

Session: Simfoni CintaMu

Senin, Juni 16, 2008

Kebaikan dan kenikmatan adalah bagi orang yang menyembah Tuhan-Nya

“Kebaikan dan kenikmatan adalah bagi orang yang menyembah Tuhan-Nya dengan sebaik-baik kepatuhan dan melayani Tuhannya dengan tulus ikhlas.” (HR Imam Bukhari)

Minggu, Juni 15, 2008

Orang yang berbakti dalam kenikmatan...

  • Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga), 
  • mereka (duduk) di atas dipan-dipan sambil memandang. 
  • Kamu dapat mengetahui dari wajah mereka kesenangan hidup mereka yang penuh kenikmatan. 

(Al-Mutafifin[83]:22 - 24 )

Datanglah Wahai Bidadari...

Datanglah dengan senyuman indahmu, wahai bidadariku
Bawakanlah sebuah bingkisan hati untukku... 
Jadikanlah aku sebagai penegar jiwamu... 
Wahai Rabb, Jika masa itu tiba... 
Maka hadiahkanlah aku sebagai penyejuk hatinya... 
Dan jadikanlah dia sebagai pelembut jiwaku... 

Session: Senyuman Cahaya

Senin, Juni 09, 2008

Alloh Telah Membeli...

Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. (AtTaubah:111)

.::Lembaran-lembaran Hati::.

Reserved By Akhina Ifa's Official Site.
All Design is Registered On
Patents Footage.
No Pirated is Respecting You and Us.
© Copyright by Akhina Ifa 2009

Lembaran-lembaran Hati
This Website is best viewed with Modzilla Firefox